MicroMentor is Responding to the Coronavirus (COVID-19) Impact on Businesses. Visit our Coronavirus and Small Business Resources page.

Sifat-sifat dari Hubungan Mentoring yang Baik

Kembali ke Pusat Bantuan Utama


Mentoring membutuhkan pendekatan yang proaktif dan pikiran yang terbuka, terutama pada tahapan awal dari relasi. Hal ini tidak rumit, tetapi membutuhkan kecerdasan emosi. Usahakan menanam sifat-sifat berikut untuk mencapai relasi mentoring yang berhasil.

  • Sikap asertif. Berdirilah teguh untuk ide Anda apabila Anda betul-betul meyakininya.

  • Komunikasi. Jangan berpikir bahwa orang lain akan mampu membaca pikiran Anda. Berkomunikasilah secara sering dan segera mengenai hubungan.

  • Rasa ingin tahu. Jangan takut untuk meminta klarifikasi apabila Anda tidak memahami sesuatu. Pertanyaan tindak lanjut membantu menggambarkan gambaran yang lebih kaya.

  • Kesabaran. Semua relasi membutuhkan waktu. Jangan mengharapkan hasil yang langsung.
  • Kesiapan. Hormati janji Anda dan laksanakan komitmen sebelum setiap pertemuan.

  • Ketepatan waktu. Meskipun ini adalah relasi sukarela, orang-orang mendedikasikan waktu mereka bagi Anda. Hargailah hal tersebut dengan selalu hadir tepat waktu pada setiap pertemuan.

  • Kesadaran Diri. Ketahui apa yang Anda inginkan untuk gapai dalam hubungan. Pemahaman yang jelas tentang tujuan dan hasil yang Anda inginkan akan membantu Anda mengenali relasi yang bisa bermanfaat secara timbal balik, dan akan mencegah kebingungan atau kekecewaan di masa depan.

Bagi Wirausaha

  • Keterbukaan. Mentor Anda mungkin tidak selalu memiliki latar belakang yang sama dengan Anda, tetapi pengetahuan mereka tetap bernilai untuk pengembangan dari bisnis Anda.

  • Kepercayaan. Semua hubungan dibangun berdasarkan rasa percaya. Setelah Anda telah mendapatkan kredibilitas mentor, jangan takut untuk mengambil resiko yang sudah dikalkulasi berdasarkan usulan mereka.

Bagi Mentor

  • Mendengarkan Aktif. Kenali wirausaha dengan baik sebelum lompat ke pemecahan masalah. Mendengarkan dengan baik akan memastikan saran Anda relevan dengan wirausaha.

  • Kejelasan. Berbicaralah memakai bahasa yang jelas dan sederhana. Tekankan dasar-dasar bisnis, dan sadari bahwa tidak semua wirausaha mendapatkan akses menuju bisnis formal atau edukasi teknis.

  • Kepekaan. Pahami darimana wirausaha berasal. Wirausaha akan secara lebih baik menanggapi usulan yang mempertimbangkan situasi unik mereka.

Sumber-sumber

  • Walters, J., "Seven Tips for Finding a Great Mentor," Inc. Magazine (April 2, 2001).