MicroMentor is Responding to the Coronavirus (COVID-19) Impact on Businesses. Visit our Coronavirus and Small Business Resources page.

Report question

Note: your identity will not be shared with the person who sent you this message.
This field is required

Bagaimana cara bekerjasama dengan pemodal untuk produk tas saya?

Sign in to answer

2 answers

Ada banyak cara untuk mendapatkan permodalan. Bisa kepada angel investor; orang-orang tertentu yang berinvestasi secara perorangan, bisa kepada venture capital sekelompok investor/perusahaan konglomerasi yang mendirikan perusahaan pendanaan, bisa juga lewat platform peer to peer lending atau equity crowdfunding. Yang perlu anda siapkan adalah deck pitching. deck pitching ini bisa disebut proposal atau slide presentasi. Biasanya investor jika anda tawarkan produk, mereka akan bilang "mana deck pitchingnya". Anda perlu belajar elevator pitching (bagaimana menyampai dan menjual kepada investor dalam 1 menit). dan rocket pitching (bagaimana meyakinkan investor dalam 3 menit). Ribet? memang itulah ilmu dasar dalam meyakinkan investor. Kemudian yang terpenting adalah apa underlaying untuk mendapatkan dana? underlaying yang bagus adalah "tagihan pekerjaan". misalnya berupa invoice, po, spk. underlaying tersebut lebih menarik investor dan membuktikan bahwa usaha anda masih berjalan. Sebaiknya jangan meminjam karena sedang kesulitan operasional, atau expansi2 yang tidak jelas tujuan pekerjaannya

Report Fariz's answer

Note: your identity will not be shared with the person who sent you this message.
This field is required

Untuk masalah modal sebenarnya ada cukup banyak aksesnya. Mulai dari bentuk pinjaman seperti kebank atau pun mendapatkan hibah atau bantuan modal yang biasanya dari pemerintah. Setau saya saat ini dari pihak pemerintah sedang gencar untuk memberikan bantuan terhadap umkm termasuk bantuan permodalan baik itu dari kementrian koperasi dan ukm maupun juga dari kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif. Pihak perbankan seperti bank bri dan juga bank mandiri juga gencar membantu usaha2 terutama usaha ekonomi kreatif melalu akses permodalan baik berupa hibah maupun pinjaman dengan bunga rendah. Namun yang perlu diingat adalah persiapkan rencana bisnis (business plan) anda. Rencana bisnis ini sekurang2nya memuat visi dan misi, cita2 atau target kedepan, siapa target customernya, tempat produksi, rantai pasokan, kapasitas produksi, tenaga kerja dan performa keuangan. Rencana bisnis ini menjadi acuan bagi pemodal untuk menilai apakah bisnisnya layak untuk dibantu permodalannya. Karena dari mata investor atau pemodal, mereka akan melihat apakah usahanya ini menguntungkan atau tidak. Semoga bermanfaat.

Report Bobby's answer

Note: your identity will not be shared with the person who sent you this message.
This field is required